Tak Digubris Usai Demo, Masyarakat Adat Jambi Siap Gelar Aksi Lebih Besar Tutup Helen’s
matajambi |
Jumat, 02 Jan 2026 19:43 WIB
Reporter :
Adri
Editor :
Adri
Tak Digubris Usai Demo, Masyarakat Adat Jambi Siap Gelar Aksi Lebih Besar Tutup Helen’s - (ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp
+ Gabung
Situasi semakin memanas setelah adanya dugaan pelanggaran kesepakatan pada malam pergantian tahun.
Sebelumnya, Kapolsek Pasar Jambi, Kompol Ferry Siswara, menyampaikan bahwa pihak manajemen Helen’s Play Mart tidak akan beroperasi pada malam Tahun Baru.
Namun, berdasarkan pantauan dan laporan masyarakat, setelah massa aksi membubarkan diri, tempat hiburan tersebut kembali membuka aktivitas dan didatangi banyak anak muda.
Kondisi ini menambah kekecewaan masyarakat adat terhadap sikap pemerintah dan pengelola usaha. ALAT JITU menilai alasan perizinan yang disebut telah memenuhi syarat tidak cukup untuk membenarkan operasional tempat hiburan yang dianggap telah menodai norma adat dan budaya Melayu Jambi.“Tidak ada lagi ruang kompromi. Helen’s Play Mart sudah mencederai nilai adat, budaya, dan moral generasi muda. Jika tuntutan ini terus diabaikan, kami siap menggelar gerakan yang lebih besar,” pungkas Adean Teguh.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Helen’s Play Mart maupun pemerintah daerah terkait tuntutan penutupan permanen yang disuarakan masyarakat adat.